beli obat prep dimana

Apa yang dimaksud dengan Prep?
PrEP merupakan singkatan dari Pre-exposure prophylaxis jika diurai menurut katanya maka bisa diartikan sebagai berikut,

Pre = sebelum
Exposure = terpapar virus HIV
Prophylaxis = terapi untuk mencegah agar tidak terjadi infeksi

Jadi apa yang dimaksud dengan PrEP adalah strategi pencegahan HIV dimana individu yang negatif HIV meminum obat HIV sebelum mereka terpapar virus HIV guna mencegah resiko mereka menjadi terinfeksi oleh virus HIV.

PrEP telah menunjukkan kemampuannya untuk mengurangi resiko terjadinya infeksi HIV melalui hubungan seksual diantara gay, biseksual, transgender, dan heteroseks, begitu juga dengan pengguna obat-obatan suntik. PrEP tidak dapat memproteksi seseorang terhadap infeksi menular sesksual yang lain ataupun kehamilan. PrEP juga tidak dapat menyembuhkan HIV.

Dimana beda antara PrEP dan PEP?
PEP atau post-exposure prophylaxis adalah strategi pencegahan HIV dimana individu yang negatif HIV meminum obat HIV setelah mereka terpapar virus HIV, upaya ini digunakan untuk mencegah seseorang terinfeksi HIV. PEP memerlukan waktu sebulan dan maksimal harus dilakukan 72 jam setelah terapapr virus HIV.

Siapa yang dapat menggunakan PrEP?
Dari berbagai studi PrEP mampu mengurangi resiko terinfeksi HIV. Studi dari iPrEXtrial menunjukkan bahwa PrEP mampu mengurangi resiko infeksi HIV diantara laki-laki gay dan biseksual dan juga transgender. Dua studi yang lebih besar yaitu Partners PrEP dan TDF2 menunjukkan bahwa PrEP juga mengurangi resiko tertular HIV diantara lelaki dan wanita heteroseksual. Bangkok Tenofovir Study mendemonstrasikan bahwa PrEP mampu mengurangi infeksi HIV pada pengguna jarum suntik.

Siapa yang menyetujui Truvada untuk PrEP?
FDA atau Food and Drug Administration Amerika telah menyetujui penggunaan Truvada untuk PrEP pada 2012. Obat ini di minum sehari sekali, dimana terdiri dari dua obat dalam satu pil yaitu Emtriva (FTC atau emtricitabin) dan Viread ( tenofovir disoproxil fumarat atau TDF). Truvada bekerja dengan cara memblok enzim HIV reverse transkiptase. Dengan cara memblok kinerja emzin ini maka virus HIV tidak mampu berkembang biak.

‘ilmuwan berfokus pada truvada sebab obat ini diminum hanya sekali sehari, sangat poten, dan memiliki efek samping yang paling ringan’

Efektifitas truvada untuk PrEP
Efektifitas penggunaan truvada untuk PrEP adalah 92-99% untuk individu yang patuh minum sehari sekali. Jika terdapat hari dimana seseorang melewatkan dosis maka efektifitas truvada bisa jadi berkurang. Truvada hanya bekerja jika seseorang memiliki kepatuhan yang tinggi. Individu yang menggunakan PrEP secara benar dan konsisten memiliki proteksi yang tinggi terhadap HIV.

Menurut data yang dikeluarkan oleh iPrEX study PrEP efektif,

  • Untuk individu yang minum pil tujuh hari seminggu, efektifitasnya 99%
  • Untuk individu yang minum pilnya hanya 4 hari seminggu maka tingkat proteksinya 96%
  • Untuk individu yang hanya minum pil dua hari dalam seminggu maka tingkat proteksinya adalah 76%

Belum ada studi yang menunjukkan waktu yang tepat kapan minum PrEP pada individu yang tidak minum pil tujuh kali dalam seminggu, oleh sebab itu FDA memberikan saran bahwa PrEP harus diminum setiap hari guna meningkatkan level proteksi terhadap HIV.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah,

  • Pada saat memulai PrEP, maka diperlukan tujuh hari untuk memperoleh proteksi yang maksimal untuk tubuh agar terproteksi dengan HIV.
  • Jika individu menghentikan PrEP maka individu tersebut untuk memulai kembali harus menunggu empat minggu sebelum memulai kembali.
  • PrEP tidak memproteksi seseorang terkena IMS yang lain ataupun kehamilan. Dan PreP tidak bisa menyembuhkan HIV.

‘Jika kamu tidak minum PeRP secara konsisten maka PrEP tidak akan dapat secara maksimal melindungi kamu terhadap HIV, namun sebaliknya patuh minum PrEP setiap hari maka PrEP dapat menawarkan proteksi yang tinggi terhadap HIV’

Efek samping Truvada
Truvada sebagai PrEP umumnya aman dan penggunaannya dapat ditoleransi. Beberapa orang tidak mengalami efek samping namun beberapa orang mengalami efek samping. Beberapa efek samping yang dapat terjadi selama penggunaan truvada sebagai PrEP adalah,

  • Mual, 9% orang yang menerima truvada mengalami mual pada bulan pertama dibandingkan 5% yang menerima placebo. Setelah sebulan maka kedua kelompok tidak mengalami perbedaan.
  • Pusing/pening, 4,5% relawan yang menerima truvada mengalami pusing dibandingkan hanya 3,3% dari kelompok placebo.
  • Penurunan berat badan, 2,2% yang menerima truvada mengalami penurunan berat badan namun tidak lebih dari 5% dari berat semula dibandingkan dengan 1,1% pada kelompok placebo.
  • Sedikit peningkatan terhadap serum kreatin, truvada dikenal dapat meningkatkan kenaikan serum kreatin, yaitu molekul yang biasa disaring oleh ginjal. Pada studi ini 0,3% relawan mengalami peningkatan yang tidak terlalu tinggi terhadap serum kreatin. Kreatin akan kembali normal pada saat relawan berhenti minum. Investigasi terhadap fungsi ginjal dari penelitian menunjukkan tidak adanya gangguan.

Cara minum truvada
Truvada diminum sehari sekali pada jam yang sama setiap harinya. Anda dapat mengkonsumsi truvada sebelum makan atau sesudah makan. Agar obat ini berhasil pada Anda maka tingkat kepatuhan minum harus dijaga dengan baik.

Cara mendapatkan truvada
Truvada untuk penggunaan PrEP di indonesia belum diatur regulasinya. Di Indonesia sudah ada truvada (gambar terlampir dibawah) yang tersedia dilayanan kesehatan namun bertujuan untuk terapi ARV. Penggunaan truvada untuk terapi ARV ini biasanya di kombinasikan dengan regimen ARV yang lain.

truvada versi indonesia

Obat ARV lain yang saat ini diteliti untuk penggunaan sebagai PrEP
Obat ARV lain sedang diteliti penggunaannya untuk PrEP, guna menyediakan spektrum obat PrEP yang cukup luas. Obat-obat ini belum menunjukkan efektifitasnya sebagai PrEP begitu juga belum disetujui oleh FDA. Akan tetapi penelitian sedang digalakan untuk menguji efektifitasnya.

  • Maraviroc, diminum sehari sekali berfungsi memblok virus HIV agar tidak bisa masuk ke sel CD4.
  • Rilpivirine, dikenal dengan nama dagang edurant. Obat ini diinjeksi sebulan sekali dan bekerja memblok enzim HIV reverse transkiptase.
  • Dapivirine, dikenal dengan nama TMC120. Obat ini ditanamkan di vagina dan diganti setiap empat minggu sekali dan bekerja dengan mengikat enzim sekaligus menonaktifkan reverse transkiptase.
  • Tenofovir, dikenal dengan nama Viread atau TDF. Dipakai sebagai salah satu bahan dalam gel antimikroba yang dipakai untuk vagina guna mecegah enzim HIV reverse transkiptase.

Referensi:
https://prepfacts.org/prep/the-basics/

https://www.truvada.com/

https://www.gilead.com/news-and-press/press-room/press-releases/2019/5/gilead-sciences-to-provide-free-truvada-for-prep-to-support-us-initiative-to-end-the-hiv-epidemic

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *