Tim Cook: Saya Bangga Menjadi Gay

timm cook ceo apple adalah seorang gay

 

Bagi yang belum tahu siapa itu Tim Cook saya jelaskan dulu ya. Bagi pengguna produk Apple kebangetan deh kalu kalian tidak tahu siapa itu Tim Cook. Tim Cook adalah Direktur Eksekutif Apple, Perusahaan Teknologi Informasi terbesar yang juga adalah seorang Gay.

 

Artikel dibawah adalah terjemahan dari artikel yang dimuat dari Bloomberg yang ditulis oleh Timothy Donald Cook.
Disepanjang kehidupan saya, saya mencoba untuk bisa mangatur hal-hal yang berhubungan dengan privasi dasar. Saya datang dari keluarga yang ramah, serta saya tidak mencoba untuk menarik perhatian lingkuan tertuju ke saya. Apple adalah perusahaan terkenal di dunia, dan saya mencoba untuk berfokus pada produk kami sehingga kamii bisa memuaskan semua pengguna Apple.

 

Namun disaat yang sama, saya percaya apa kata Dr. martin Luther King yang menyatakan: ‘Apa yang bisa kamu lakukan untuk orang lain?’ bahkan saya sering menantang diri saya dengan quote tersebut hingga saya tiba pada waktu dimana saya menyadari bahwa privasi personal saa telah mendorong saya kebelakang untuk bisa mengerjakan hal yang jauh lebih penting. Hal inilah yang mendorong saya melakukan ini semua hari ini.

‘Saya bangga menjadi gay, dan saya berfikir bahawa menjadi gay adalah hadiah terbaik yang diberikan Tuhan kepada saya’

 

Sudah lama saya terbuka di lingkungan Apple mengenai orientasi seksual saya. Banyak kolega di Apple yang mengetahui bahwa saya Gay, dan hal ini tidak membuat mereka memperlakukan saya dengan berbeda. Tentu saja saya beruntung berkeja di perusahaan yang mencintai kreatifitas serta inovasi serta tahu hal ini bisa dicapai dengan merangkul banyak orang yang memiliki perbedaan. Sayangnya tidak semua orang bisa beruntung.

 

Sementara itu, saya tidak pernah menyangkal tentangseksualitas saya, bahkan saya belum pernah mempublikasikannya hingga sekarang. Jadi biar saya pertegas hal ini ‘Saya bangga menjadi gay, dan saya berfikir bahawa menjadi gay adalah hadiah terbaik yang diberikan Tuhan kepada saya’
Menjadi gay memberikan saya pemahaman mengenai arti bagaimana menjadi kaum minoritas yang ada di dunia dan menyediakan satu tantangan kepada orang lain bagaimana minoritas ini bisa selaras dengan mereka setiap harinya. Hal ini membuat saya menjadi jauh lebih bisa berempati, yang artinya kehidupan saya menjadi jauh lebih kaya. Tapi adakalanya sangat sulit dan berada dalam situasi yang tidak menyenangkan namun hal ini malah memberi saya kepercayaan diri, untuk mengikuti jalan yang saya pilih sehingga saya bisa naik kelas dari kesulitan dan kefanatikan yang saya alami. Hal ini pulalah yang memberikan saya pertahanan sekeras kulit badak yang tak muda dihadapi jika kalian adalah CEO Apple.

 

Dunia saat ini sudah mulai banyak berubah. Amerika kinia telah menerima pernikahan sejenis, orang yang ‘coming out’ telah banyak membuat masyarakat jauh lebih toleran dan membantu perubahan pemikiran masyarakat. Namun, tentu masih banyak hukum di beberapa negara bagian yang bisa memecat karyawan disebabkan orientasi seksual mereka. Terdapat banyak tempat dimana pemilik rumah yang bisa mengusir penyewanya hanya karena mereka gay, atau bahkan kita dilarang mengunjungi partner yang sakit dan berbagi dalam hal warisan. Dan tak terhitung berapa banyak anak-anak disekolah yang di ‘buly’ hanya karena masalah orientasi seksual mereka?

“Bagian dari perkembangan kehidupan sosial kita adalah memahami bahwa seseorang itu tidak dinilai dari seksualitasnya saja, gender, atau bahkan keturunannya”

Saya tidak memiliki pikiran bahwa saya akan menjadi seorang aktifis namun saya menyadari bahwa bagaimana saya bisa bermanfaat dari pengorbanan yang dilakukan oleh orang lain. Jadi jika ada orang yang mendengar bahwa CEO Apple adalah gay dan hal ini malah membantu orang lain yang tengah bergelut dengan status diri mereka sendiri, atau hal ini membawa kebahagian bagi mereka yang merasa sendirian, atau hal ini membawa insprasi bagi pejuang persamaan, maka menurut saya hal ini layak untuk ditukar dengan privasi diri saya sendiri.

 

Saya tahu ini bukan pilihan mudah. Privasi masih hal yang penting buat saya, dan saya akan menjaganya hingga bagian terkecilnya. Saya menjadikan Apple sebagai pekerjaan saya, dan saya akan terus fokus untuk bisa menjadi CEO yang terbaik yang saya bisa. Hal inilah yang ingin didapatkan para karyawan, konsumer, pengembang, pemegang saham, patner, suplier dan banyak lagi.
Perkembangan kehidupan sosial kita saat ini ditantang untuk bisa memahami bahwa seseorang itu tidak dinilai dari orientasi seksualitasnya, ras, atau bahkan gender. Saya adalah seorang insinyur, orang yang penuh cinta, seorang paman, penyuka olahraga, dan banyak hal lain lagi. Saya berharap orang-orang menyukai saya dari banyak hal yang saya miliki.

 

Pada saat saya datang ke kantor setiap pagi saya selalu disambut oleh foto besar yang menampilkan Dr. King dan Robert F. Kennedy. Saya tidak memikirkan bahwa saya bisa disetarakan dengan mereka , namun dari semua hal ini saya tahu bahwa saya telah melakukan bagian saya, sekecil apapun hal itu , saya sebisa mungkin untuk bisa membantu orang lain. Saat ini kita membuka jalan bersama-sama menuju jalan yang diterangi oleh cahaya matahari dengan memasang paving satu demi satu, dan Anda tahuu saya telah memasang paving saya ke jalan itu.