Ternyata Lipodistrofi Terkoneksi langsung Dengan Kesehatan ODHA

Young man is measuring his body fat with calipers.
Young man is measuring his body fat with calipers.

Salah satu efek ARV adalah lipodistrofi, yaitu terjadinya distribusi lemak yang tidak normal yang terjadi di dalam tubuh termasuk didalamnya adalah lipoatrofi yaitu hilangnya lemak di bagian tubuh tertentu. Ternyata hasil penelitian AIDS map terbaru menunjukkan bahwa lipodistrofi berhubungan dengan kesehatan odha yang jauh lebih baik dibanding odha yang tidak mengalaminya.

Para peneliti mengikuti 494 relawan odha yang mengkonsumsi ARV dua jenis NTIs ( Nucleoside Reverse Transcriptase Inhibitor) serta satu jenis Pi (Protease Inhibitor) dalam kurun waktu Oktober 1996 hingga September 1999 kemudian meninjau perkembangan kesehatan mereka hingga tahun 2015. Hasil penelitian ini kemudian dilaporkan dalam International Congress on Drug Therapy in HIV Infection di Glasgow 2016 ini.

Pada September 1996, 46% dari populasi group mengalami lipodistrofi. 40% mengalami kehilangan lemak di bagian tubuh tertentu, 22% mengalami penumpukkan lemak (lipohipertrofi) dan 18% diantaranya mengalami keduanya. 22% dari group tersebut mengalami lipodistrofi dan hanya 4% yang mengalami lipohipertrofi.

Dari tahun 1999 sampai dengan 2015 ternyata golongan odha yang menderita berbagai jenis lipodistrofi memiliki laju mortalitas hanya 0,9% pertahun dibandingkan dengan 2,1% dari golongan yang tidak mengalami lipodistrofi sama sekali. Sedangkan tingkat kematian golongan yang mengalami lipoatrofi adalah 0,8% dibandingkan 2,4 golongan yang tidak mengalami efek ini.

Total 1,55% golongan yang mengalami lipodistrofi mengalami fasa AIDS selama periode penelitian dibandingkan dengan 2,88% golongan yang tidak mengalami hal ini. Sedangkan untuk yang mengalami lipoatrofi adalah 1,8% banding 2,8% untuk variabel kondisi yang sama.

Dari data penelitian diatas para peneliti beranggapan bahwa odha yang mengkonsumsi ARV dan selanjutnya mengalami abnormalitas distribusi lemak di dalam tubuhnya ternyata memiliki kesehatan yang lebih baik di bandingkan dengan odha yang tidak mengalami hal tersebut. Hal ini dikaitkan dengan tingkat kepatuhan minum ARV. Namun demikian terdapat beberapa jenis penyakit yang menyertai orang dengan golongan ini diantaranya adalah diabetes tipe 2, serta hipertensi. Pola makan dan olahraga dirasa bisa menghindarkan dari kedua penyakit tersebut.