PrEP: Info A-Z Tentang PrEP

Square

apa itu prep

Apa itu PrEP?

PrEP adalah singkatan dari Pre-exposure prophylaxis jika di Bahasa Indonesiakan artinya kira-kira sebagai yaitu “pencegahan pra-pajanan” atau “pencegahan penyakit sebelum kita terpapar penyakit itu sendiri”. PrEP akhir akhir ini menjadi berita hits disebabkan PrEP dapat dipakai untuk mencegah seseorang dari terinfeksi virus HIV. PrEP dipakai sebagai pencegahan dimana orang yang HIV negatif menggunakan antiretroviral untuk mengurangi resiko terinfeksi HIV.

Kapan PrEP mulai dipergunakan?
FDA atau Food and Drugs Administration USA atau badan yang mengurusi makanan dan obat-obatan di Amerika menyetujui penggunaan PrEP pada 16 Juli 2012.

Sebenarnya obat apa sih PrEP itu?
Obat yang dipakai untuk program PrEP sebenarnya adalah ARV atau Antiretroviral yang juga di pakai untuk terapi ARV orang yang positif HIV. Pil yang digunakan untuk tujuan PrEP disebut sebagai TRUVADA yang merupakan kombinasi dua jenis ARV yaitu tenofovir dan emtricitabine.

Siapa yang bisa menggunakan PrEP?
PrEP hanya efektif untuk orang yang tidak positif HIV, artinya sebelum menggunakan PrEP maka Anda harus di melakukan tes HIV (VCT). CDC atau Centers for Diseases Control adn Prevention USA merekomendasikan penggunaan Truvada untuk orang yang beresiko tinggi terkena HIV diantaranya:

* Orang yang pasangannya adalah HIV positif
* LSL (laki seks laki) dimana tanpa menggunakan kondom
* Laki-laki yang enam bulan terakhir terkan IMS (Infeksi Menular Seksual) dimana tidak berhubungan secara monogami dengan orang yang negatif HIV
* Heteroseksual yang tidak menggunakan kondom dan memiliki resiko tinggi terinfeksi HIV

Apa yang dilakukan sebelum memulai PrEP?
Menurut CDC sebelum memasuki program PrEP seseorang haruslah yang memiliki resiko tinggi untuk terinfeksi HIV dan harus di tes HIV terlebih dahulu, tes IMS juga disarankan begitu juga dengan tes fungsi ginjal. Disebabkan tenofovir diasosiasikan bisa terjadi toksisitas terhadap ginjal, begitu juga dengan tes hepatitis B, truvada juga dipakai untuk pengobatan melawan hepatitis B oleh sebab itu harus dipergunakan secara hati-hati. Penggunaan PrEP harus menggunakan resep dan di kontrol oleh dokter.

Seberapa efektif PrEP bisa mencegah penularan HIV?
PrEP hanya bekerja jika kita meminumnya setiap hari. Data dari iPrEX menunjukkan kepatuhan minum PrEP setiap hari bisa mengurangi resiko terkena HIV antara 96% dan bahkan bisa lebih dari 99%.

* Orang yang mengkonsumsi 7 PrEP seminggu maka akan terproteksi hingga 99%
* Orang yang mengkonsumsi 4 PrEP seminggu maka akan terproteksi hingga 96%
* Orang yang mengkonsumsi 2 PrEP seminggu maka akan terproteksi hingga 76%

Bagaimana PrEP bekerja?
Tuvada yang dipergunakan sebagai PrEP mengandung Emtricitabin dan Tenovofir dimana dua jenis ARV ini menghambat enzim HIV yang disebut sebagai reverse transkriptase dimana dengan memblok enzim ini maka virus HIV tidak dapat membuat penggandaan diri di dalam sel.

Apakah efek samping PrEP?
Efek samping saat menggunakan PrEp sangat rendah. Pada minggu pertama Anda mengkonsumsi PrEP maka efek samping berupa kram perut, sakit kepala, atau kehilangan nafsu makan bisa saja terjadi. Efek jangka panjang adalah pada kesehatan ginjal serta hilangnya densitas tulang. Orang yang menggunakan PrEp disarankan untuk melakukan tes fungsi ginjal secara teratur.
Data dari iPrEx menunjukkan bahwa efek samping yang diderita saat menggunakan Truvada adalah 9% mengalami mual, 4,5% mengalami sakit kepala, 2,2% mengalami penurunan berat badan dan 0,3% mengalami kenaikan serum kreatin.

Jika saya positif HIV bisakah saya menggunakan PrEP?
Jika Anda positif HIV dan mulai menggunakan PrEP maka bisa saja terjadi resistansi virus terhadap salah satu atau dua regimen yang terdapat di dalam Truvada. Oleh sebab itu sebelum menggunakan PrEp maka pastikan Anda negatif HIV dan tidak berada di periode jendela. Orang yang sudah positif HIV tidak diperkenankan menggunakan PrEP disebabkan resiko terjadinya resistansi virus HIV.

Berapa biaya PrEP?
PrEP sangat mahal, Anda bisa merogoh kocek lebih dari 1000 dollar setiap bulan untuk mengikuti program PrEP.

Apakah di Indonesia sudah dijalankan PrEP?
Indonesia belum menjalankan program PrEP sebagai salah satu usaha pencegahan HIV. Satu-satunya negara di Asia yang menjalankan PrEP baru-baru ini hanyalah Filipina dimana negara ini menggunakan PrEP untuk kalangan LSL dimana penularan HIV di kalangan LSL dinegara tersebut sudah mulai meninggi.

Adakah kasus orang yang sudah menggunakan PrEP akhirnya terinfeksi HIV?
Dari laman Poz.com di lansir bahwa setidaknya ada tiga orang yang telah terinfeksi HIV selama mereka menggunakan PrEP. Studi lebih lanjut menunjukkan bahwa mereka terinfeksi HIV bukan disebabkan karena tidak patuh dalam minum PrEP akan tetapi virus HIV yang menginfeksi mereka di ketahui sudah resisten terhadap dua jenis ARV yang terdapat di dalam Truvada.

Sumber: Poz.com & Men.PrepFacs.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *