Oral Sex Apakah Bisa Menularkan HIV?

Square

Banyak yang tanya neh mengenai apakah memberikan oral sex bisa menularkan hiv kepada pasangannya? Baca artikel ini sampe habis ya agar kamu-kamu pada jelas informasi mengenai ini, okey brayyyyy.


Apa itu Oral Sex?

Oral sex adalah seks yang melibatkan memberi dan menerima stimulasi oral (menghisap atau menjilat) pada bagian genital. Istila felatio jika yang di oral penis, cunnilingus jika yang dioral adalah vagina, dan anilingus jika yang dioral adalah anus.
Apakah oral seks aman?
Sejumlah studi menunjukkan bahwa oral seks adalah salah satu jenis seks yang tidak bisa dikatakan aman. Baik yang pasif (yang di beri oral) atau yang aktif (yang memberi oral) dapat terkena infeksi penyakit menular seksual (IMS)

Jika salah satu pasangan memiliki ims, maka terdapat beberapa resiko penyakit ini ditularkan yakni:

# Herpes
IMS yang sering ditularkan lewat oral seks adalah herpes. Terdapat dua jenis virus herpes simpleks (HSV) yakni HSV tipe 1, biasanya menyebabkan luka di sekitar mulut dan HSV tipe 2 yang biasanya menyebabkan luka di bagian genital. Jika pasangan Anda punya HSV tipe 1 dan memberikan seks oral pada pasangan maka virus ini bisa berpindah ke kulit genital Anda dan Anda pun terkena herpes genital. Proses ini juga bisa terjadi sebaliknya yakni HSV 2 masuk ke mulut pasangan menyebabkan herpes di mulut.

# Gonorrhea
Ims jenis ini sangat mudah di tularkan via oral seks. Infeksi ini umumnya melewati penis-tenggorokan, namun bisa juga terjadi dari tenggorokan yang terinfeksi ke genital pasangan. Tubuh kita secara alami biasanya bisa membersihkan bakteri penyebab go yang ada di tenggorokan dalam waktu tiga bulan, akan tetapi go yang terdapat di kemaluan harus disembuhkan dengan antibiotik.

# Sifilis
Sifilis mudah menular jika mulut pasangan bersentuhan dengan luka terbuka yang terdapat di genital pasangan.

# Klamidia
Klamidia bisa menular pada bagian tenggorokan selama melakukan oral seks, akan tetapi biasanya hal ini tidak umum. Sayangnya orang yang terkena klamidia sering kali tidak menyadari disebabkan penyakit ini tidak memberikan tanda yang nyata.

# Hepatitis A
virus hepatitis A yang terdapat dalam feces manusia bisa di transimisikan selama pasangan memberikan anal-oral seks.

# Hepatitis B
Virus hepatitis B terdapat di darah dan cairan yang terdapat dalam genital bisa menular selama oral seks seperti halnya HIV.

# Hepatitis C
Virus ini hanya terdapat dalam darah, hanya dapat menular jika terdapat kehadiran darah selama terjadi oral seks.

# Penyakit yang berhubungan dengan pencernaan perut
Beberapa penyakit yang berhubungan dengan perut atau parasit bisa saja ditularkan melalui oral seks.
Dapatkah HIV ditularkan melalui oral seks?
Penularan hiv via oral seks adalah sangat kecil baik bagi kedua pasangan yang melakukan oral seks. Transmisi HIV dari pasangan positif terhadap pasangan yang negatis bisa saja terjadi jika pasangan yang aktif memberikan oral seks mendapatkan cairan (semen atau cairan vagina) atau darah yang bisa masuk melalui luka, sariawan, atau inflamasi yang terdapat di mulut atau tenggorokan. Permukaan mulut dan tenggorokan yang mengalami hal ini sangat rentan terhadap infeksi HIV, namun jika kedua pasangan dalam keadaan sehat maka sepertinya infeksi tidak akan terjadi.

Transimi HIV dari pasangan yang memberi oral seks (dimana orang ini ODHA) terhadap pasangan yang diberi oral seks (dimana orang ini negatif) sangat jarang terjadi. Hal ini disebabkan walaupun dalam air ludah terdapat virus HIV namun jumlahnya sangat sangat kecil sekali sehingga tidak cukup untuk menyebabkan infeksi. Satu-satunya kemungkinan yang terjadi adalah jika dalam mulut orang yang memberi oral terdapat luka (sariawan atau inflamasi) dimana darah bisa saja masuk ke dalam kelenjar mukosa genital pasangan atau luka yang terdapat di bagian genital dan anus.
Bagaimana resiko penularan hiv melalui oral seks?

“Resiko penularan HIV melalui oral seks adalah lebih kecil jika dibandingkan dengan resiko penularan HIV melalui seks yang dilakukan melalui anal dan vagina”

Oleh sebab itu pengukuran yang eksak penularan hiv melalui oral seks sangat susah untuk dilakukan. Pada umumnya orang melakukan hubungan badan melakukan kegiatan yang beragam dimana melibatkan seks melalui genital (anal dan vagina) serta oral seks. Dengan demikian kita tidak bisa mengetahui apakah penularan HIV itu dikatakan melalui oral saja.

Namun demikian beberapa faktor dapat meningkatkan penularan HIV melalui oral seks yakni terdapatnya luka dimulut, pendarahan gusi, luka dibagian alat kelamin, serta terdapatnya infeksi ims lainnya.
Cara melindungi diri selama melakukan oral seks
Resiko penularan hiv melalui oral seks sangat rendah akan tetapi Anda bisa melindungi diri dengan menggunakan kondom selama melaukan oral seks. Gunakan kondom yang memiliki rasa jika Anda tidak menyukai rasa lateks untuk melindungi diri dari hiv dan ims lainnya.

Disarikan dari www.avert.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *