Mencintai Tapi Tidak Bisa Memiliki

Square

cinta gay bertepuk sebelah tangan

Pernahkah kamu bertemu dengan teman conq baru yang dapat katakanlah dari Grindr, dikenalin temen, WA, atau kenalan dari suatu tempat mungkin?

 

Jadi ceritanya tuh gini, kamu tuh ketemuan dengan conq baru dan entah kenapa conq ini bener-bener klik dengan hati kamu.

‘Tuhan ini benar-benar pacar yang sesuai dengan kriteria saya, semoga bisa jadi BF nantinya,’ mungkin itu salah satu gumanan kamu dalam hati.

 

Dia pun ngajak kamu em el. Al hasil karena tuh cowok emang tipemu maka seolah-olah kamu memberikan tubuh kamu sepenuh hati. Kamu menservice conq ini 110% hahaha, dan gayung pun bersambut si conq ini juga melakukan hal yang sama, malah dia lebih ‘HOT’ dalam melancarkan serangannya.

 

Sayangnya sehabis maen yang di ikuti dengan ngobrol sana-sini pertemuan pun harus berakhir. Kalian pun berpisah. Ada sesuatu kegalauan di dalam hati kamu, ada kegundahan, ada perasaan senang sedih yang bercampur dalam hati.

 

Kapan ya bisa bertemu lagi, kira-kira dia bbm lagi ga ya, kira-kira dia mau em el lagi ga ya, kira-kira dia pingin ketemua lagi ga ya?

 

Kok rasanya pingin ngobrol terus sama dia ya, Kok rasanya pingin ketemu dia terus ya, Kok rasanya pingin ada didekatnya yaaa, dan…….ujung-ujungnya berkhayal pingin jadi BF nya.

 

Tapi sayangnya tanpa alasan yang jelas kontak bbmnya dia menghilang dengan tiba-tiba, HP dihubungi juga ga bisa, di kontak lewat gay sosmed juga gak merespon.

 

God, inikah yang dinamakan cinta bertepuk sebelah tangan? rasanya tatiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *