Jenis ARV Yang Beredar di Indonesia

Berikut jenis-jenis ARV yang beredar di Indonesia ya, setiap odha yang menjalani terapi ARV akan menerima tiga jenis ARV dimana kuncinya adalah dua dari NRTI dan satu dari NNRTI.

jenis-jenis-arv-yang-beredar-di-indonesia
1. ARV dosis tunggal
Nama dagang: Atripla
Komposisi tablet: 600mg efavirenz,200mg emtricitabine, dan 245mg tenofovir disoproxil
Cara konsumsi: 1 tablet setiap hari sebaiknya di konsumsi saat perut dalam keadaan kosong atau menjelang tidur
Efek samping yang umum : gangguan tidur, kelelahan, mimpi buruk, gangguan konsentrasi, pusing,ruam, mual, muntah, diare, sakit kepala, kecemasan, depresi, menaikkan tingkat creatine kinase,
gelap kulit, menurunkan kadar fosfat dalam darah, , sakit perut, kembung, perut kembung.
Efek samping yang jarang terjadi: Alergi, perut sakit, psikosis, dan inflamasi pada liver.

2. Golongan NRTI
# Emtricitabine
Nama dagang : Ziagen
Komposisi pertablet: 200 mg emtricitabine
Cara konsumsi: 1 tablet per hari sesudah makan atau perut dalam keadaan kosong
Efek samping yang umum: mual, diare, pusing, kenaikan kreatine kinase, kulit menjadi gelap
Efek yang jarang terjadi: asidosis asam laktat, kerusakan liver

# Lamivudin
Nama dagang: Epivir
Komposisi: tablet 150 mg lamivudin atau 300 mg lamivudin
Cara konsumsi: tablet 150 mg sehari dua kali, tablet 300 mg sehari sekali. Dikonsumsi setelah makan atau sebelum makan.
Efek samping umum: mual, muntah, diare, sakit kepala, sakit perut, rambut rontok, demam, insomnia, ruam, kelelahan, nyeri sendi
Efek yang jarang terjadi: asidosis asam laktat, kerusakan liver

# Zidovudin
Nama dagang: Retrovir
Komposisi : tablet 250 mg zidovudin
Cara konsumsi : sehari 2 kali dikonsumsi setelah makan atau sebelum makan.
Efek samping yang umum: mual, muntah, kelelahan, pusing, lemas, otot nyeri, kehilangan nafsu makan, demam
Efek yang jarang terjadi: gangguan pada darah seperti anemia, lipoatrofi, asidosis asam laktat

# Tenofovir disoproxil
Nama dagang: Viread
Komposisi : tablet 245 mg Tenofovir disoproxil
Cara konsumsi: sehari 1 kali sebaikinya dikonsumsii setelah makan
Efek samping yang umum: mual, muntah, diare, kembung, pusing, menurunkan kadar fosfat dalam darah, lemah, ruam, sakit kepala, sakit perut, kelelahan,
Efek samping yang jarang terjadi: permasalahan pada ginjal dan penipisan tulang

# NRTI tablet kombinasi
Nama dagang: truvada
Komposisi : 200 mg Emtricitabine dan 245 tenofovir disoproxil
Cara konsumsi : sehari satu tablet cara terbaik dikonsumsi setelah makan tapi boleh juga di konsumsi sebelum makan.
Efek samping yang umum: mual, diare, muntah, kembung, pusing, turunnya kadar fosfat dalam darah, lemas, ruam, sakit kepala, naiknya kreatine kinase, kulit menjadi lebih gelap, sakit perut, kesulitan tidur.
Efek samping yang jarang terjadi: kerusakan ginjal, asidosis asam laktat, kerusakan hati, penipisan tulang.

3. Jenis NNRTI

# Efavirenz
Nama dagang : Sustiva
Komposisi: tablet 600 mg efavirenz
Cara konsumsi: sehari satu tablet dikonsumsi perut dalam keadaan kosong atau paling bagus menjelang tidur.
Efek samping yang umum: ruam, pusing, gangguan tidur, mimpi buruk, gangguan konsentrasi, mual, muntah, sakit kepala, diare, depresi, pikiran untuk bunuh diri, dan kecemasan
Efek samping yang jarang terjadi: psikosis, ruam yang sangat parah, gangguan liver

# Nevirapine
Nama dagang: Viramune
Komposisi: tablet 200 mg nevirapine
Cara konsumsi: sehari dua kali, dikonsumsi setelah makan atau perut dalam keadaan kosong
Efefk samping yang umum: gangguan liver, ruam, mual, kelelahan, pusing, sakit perut , diare
Efek samping yang jarang terjadi : ruam parah yang disebut sindrom stevens Johnson

4. Jenis Pi
# Lopinavir/ ritonavir
Nama dagang : kaletra
Komposisi: satu tablet terdiri dari 200 mg lopinavir dan 50 mg ritonavir
Cara konsumsi: sehari dua tablet dua kali sehari sesudah makan atau sebelum makan
Efek samping yang umum: lipodistrofi, mual, muntah, kenaikan enzim pada liver, sakit perut, lelah, sakit kepala, naiknya kadar lipid, diabetes, nyeri ulu hati
Efek yang jarang terjadi: perubahan dritme detak jantung