Gimana Sedihnya Ditinggal Mati BF VS Patah Hati

Square

Agak-agak gimana gitu saya menulis artikel ini. Saya punya teman yang baru saya kenal belum setahun ini yang sedang patah hati.  Beberapa waktu lalu dia memang sudah pernah mengatakan kepada saya bahwa cintanya di tolak oleh orang yang sudah terlanjur dicintainya. Saya waktu itu menganggap bahwa dia sudah bisa mengatasi kesedihannya, namun akhirnya saya mengerti bahwa dia saat ini masih menyimpan kesedihan yang sangat dalam akibat kisah kasih yang ta terbalas.

Kesedihan yang dialami dia akan saya bandingkan dengan kesedihan yang saya alami saat saya ditinggal meninggal BF saya.

cara melupakan bf

Sedihnya Saat Ditinggal BF
Sepanjang tahun 2009  BF saya sering sakit-sakitan, dimulai dari keluhan maag dan adanya penurunan berat badan. Kalau tidak salah dia bahkan masuk rumah sakit sebanyak tiga hingga empat kali di tahun itu. Bodohya saya, saya sedikitpun tidak terpikirkan bahwa penyakit yang diderita oleh BF saya mengarah ke HIV.

Memasuki awal 2010, giliran saya yang mulai sakit. Keluhan pertama yang saya alami saat itu adalah nyeri di kedua belah kaki hingga saya tidak bisa berjalan sekitar semingguan, namun anehnya nyeri itu hilang dengan sendirinya disusul dengan seringnya demam tanpa alasan dan akhirnya tipes kronis dan berat badan pun mulai turun drastis. BF saya mengirim pesan SMS yang mengaku dirinya positif, dan yang akhirnya saya tes di rumah sakit dengan hasil reaktif tepat 4 hari sebelum ulang tahun ke 31 saya.

Waktu itu saya sangat marah dengan BF, bahkan emosi saya membuat saya tidak pernah membalas SMS atau telepon darinya. Saya tahu kondisi dia saat itu sudah mulai memburuk yang kata teman saya yang merupakan sahabatnya dia hanya bisa berbaring di tempat tidur.

Satu bulan lebih saya dikuasai oleh amarah dengan BF, tidak menyapa, tidak menjenguknya sama sekali, dan bahkan saat dia memohon supaya saya datang kerumahnya saya pun hanya bergeming saja. Saya ingat saat itu selasa malam sekitar pukul 22.00 telepon saya berdering dari sahabat BF saya yang mengabarkan bahwa pacar saya telah meninggal. Saya menangis ditempat tidur dengan membenamkan kepala  ke bantal.

Keesokan paginya saat dia dimasukan ke liang lahat, entah kenapa air mata saya menetes dengan sendirinya. Kaki saya terasa lemas dan saya hanya menggelantungkan tangan saya ke teman saya yang ada di dekat saya, ‘Sabar ya…’, hanya kata itu yang berulang kali diucapkan teman saya.

Saat itulah saya merasa saya kehilangan orang yang saya cintai, orang yang selama lima tahun terakhir menjaga saya, orang yang mengasihi saya. Disaat itulah saya merasa kehilangan pegangan bahwa saat ini saya tidak punya pengawal yang siap menjaga saya dalam keadaan apapun, saat itulah saya merasa bahwa saya sendirian di dunia ini.

Kondisi saya yang sakit saat itu pengobatan TB membuat saya lebih banyak berada di rumah. Tidak adanya aktifitas membuat saya kepikiran pacar saya dan bahkan seringkali air mata menetes tanpa saya sadari. Enambulan saya merasa saya adalah orang yang paling kesepian di dunia, bahkan tidak sedikit saya sering ke makam BF saya. Seolah-olah ada bagian dari jiwa saya yang telah di ambil, ada kekosongan di hati saya, saya merasa tak komplit tanpa BF saya. Saya merasa Tuhan tidak adil telah memisahkan saya dengan BF saya sehingga saya merasa lumpuh, ta berarti, dan tidak tahu harus ngapain kedepannya.  Tapi Alhamdulillah saya bisa mengatasi rasa kehilangan itu berkat dukungan dari keluarga dan semakin mendekat kepada Tuhan.

Jika saat ini saya teringat BF saya, memang sih masih ada rasa sedih tapi kesedihan itu tidak begitu membawa dampak emosional yang berarti.

cara mengobati patah hati

Sedihnya Patah Hati
Teman saya sebut saja ‘Mr D’ menyukai salah satu teman saya sebut saja ‘Mr E’. Namun sayangnya Mr E tidak begitu merespon rasa suka yang ditunjukkan oleh Mr D. Bahkan beberapa tindakan penunjukkan rasa sayang yang di tunjukkan oleh Mr D mendapat balasan negatif oleh Mr E.

Walau sering kali Mr E tidak menanggapi hal-hal kecil yang ditunjukkan oleh Mr D, namun si Mr D ini tak kehabisan akal untuk tetap menunjukkan cintanya pada Mr E dengan cara apapun. Intinya dia cinta mati sama Mr E.

Kabarnya Mr D sih sudah mulai melupakan Mr E, namun kemarin yang saya ketahui ternyata Mr D meminta bantuan seorang psikiatri hanya untuk melupakan Mr E. Katanya dia tidak bisa melupakan Mr E, katanya dia sudah cinta banget sama Mr E dan dia menganggap bahwa Mr E adalah cinta terakhirnya.

Mr D merasa bahwa dirinya sudah tidak bisa mengatasi bagaimana mebendung rasa cinta dan sayangnya kepada Mr E, dan ini membuat pikiran sedikit banyak terdistraksi oleh kayalan-kayalan dengan Mr E. Secara mungkinkan Mr D akan melupakan Mr E jika keduanya setiap harinya ketemu di tempat kerja yang sama?

Kabar terakhir Mr D pergi ke Pura hanya untuk memohon doa agar dia bisa dipercepat kepulangannya dari dunia fana ini. Saya sering merasakan kesedihan di balik ketegaran wajahnya. Rasa sayang kepada Mr E yang tidak berbalas, dan bahkan mungkin tidak mau diterima oleh Mr E meskipun kasih sayang itu sudah tidak ditunjukkan sebagai cinta kasih antar dua orang kekasih membuat Mr D memendam semacam kesedihan yang sangat mendalam.

Kata temen cewek saya cara untuk mengatasi ini hanyalah memiliki target pacar baru atau berpisah agar tidak bertemu dengan Mr E setiap harinya.

Namun saya tahu Mr D tidak mau memilih cara pertama ataupun berpisah dengan Mr E. Sebab dia masih memiliki misi untuk tetap bisa membahagiakan Mr E walau Mr E tidak mau menerima cintanya.

Saya berdoa dengan berjalannya waktu Mr D tetap terus mencintai Mr E dan saya berharap suatu hari nanti Mr E luuh hatinya dengan melihat kebaikan yang dilakukan Mr D terhadapnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *