Berapa Masa Hidup Orang Dengan HIV AIDS? Hanya Tuhan Yang Tahu

Divonis HIV/AIDS bukanlah satu berita atau kabar bahwa kita akan mati, setidaknya pelajaran inilah yang saya terima pagi ini ketika saya bertemu dengan salah satu pasien di salah satu rumah sakit besar di Surabaya.

Sebut saja namanya Bang Fadil. Bang Fadil ini ternyata pengguna ARV selama 11  tahun, yang artinya sudah sejak 11 tahun yang lalu beliau di vonis HIV.  Dan kabar bagusnya adalah CD4 yang dimilikinya saat ini adalah 833, wow. (Jika Anda menderita HIV AIDS maka salah satu indikator kesehatan Anda akan di kontrol menggunakan nilai CD4, CD4 normal orang sehat adalah diatas 400 ).

Sempat saya bertanya kepada Bang Fadil, ‘Rahasianya apa Bang kok bisa sehat terus?”

Jawaban beliau cukup simpel, katanya kamu harus bahagia. Anggap saja kamu hidup kayak orang normal , anggap tidak ada virus dalam tubuhnya. Rajin minum ARV jangan sampai telat, dan menjaga kesehatan.  Dan tentu saja merubah pola hidup.

Oh ya sekilas info, Bang Fadil ini adalah mantan IDU (Injection Drug User atau istilahnya pengguna obat terlarang dengan jarum suntik), dulu 11 tahun yang lalu Bang Fadil ternyata memutuskan untuk berhenti menggunakan jarum suntik hingga sekarang dia pun terbebas dari penggunaan obat terlarang.

Memang sih kalau dipikir kematian adalah urusan Tuhan, beberapa teman saya yang kena HIV AIDS juga meninggal di sebabkan karena keputusan mereka telat untuk mengambil pengobatan.

Menurut saya divonis HIV AIDS bukanlah vonis bahwa Anda akan meninggalkan dunia ini.  Saran saya jika Anda beresiko terinfeksi HIV AIDS (baik melalui jarum suntik atau seks bebas tanpa pengaman ) maka sebaiknya secepat mungkin Anda melakukan tes VCT, semakin cepat status Anda di ketahui maka semakin baik penanganan Anda.

Jadi Anda orang dengan HIV AIDS yuk rajin minum ARV, melakukan hidup sehat dan merubah pola hidup Anda ke arah yang lebih baik.