Ayuk Kita Berhitung Tentang Prosentase Penularan HIV!

cara-penularan-hiv

Pertanyaan yang sering ditanyakan temen-temen yang positif yang ingin menjalin percintaan kembali adalah seperti berikut,

# Kalau oral bisa menularkan HIV ga sih?
# Walaupun pakai kondom masih bisa menularkan hiv ga ya?
# Kalau kita coli bareng apa bisa menularkan hiv?

Oke guys, kali ini saya akan menjawab seputar pertanyaan diatas berdasarkan hasil studi yang dimuat dari situs POZ. Oh ya hasil penelitian ya guys jadi bisa di jadikan referesni bagi teman-teman yang lainnya.

Prosentase penularan HIV melalui berbagai metode

IDU (Injection Drug Users)
Probabilitas transimi HIV dari satu orang ke lainnya biasanya di nyatakan dalam prosentase atau perbandingan (lihat tabel dibawah di akhir artikel guna mengetahui nilai ini lebih lengkap). Sebagai contoh rata-rata penularan HIV melalui penggunaan jarum suntik bersama dengan pengguna obat yang statusnya positif adalah 0,67%, dimana prosentase ini dapat dinyatakan pula dalam bentuk 1 diantara 149 pengguna, atau 67 diantara 10.000 paparan.

Oral
Orang yang positif HIV yang diberikan servis blow job dengan orang yang negatif maka prosentase penularannya adalah 0,04% atau 0-1 diantara 2500 paparan. Sedangkan untuk sebaliknya orang positif HIV yang mengoral orang non reaktif maka prosentase penularannya adalah 0%.

Anal
Saat melakukan anal dimana Top nya negatif dan Bottomnya positif tanpa menggunakan kondom maka resiko topnya tertular HIV adalah 1 diantara 909 paparan (0,11%) dengan syarat topnya burungnya disunat. Jika sang top kentinya tidak disunat maka resikonya naik menjadi 1 dalam 161 paparan (0,62%). Sebaliknya jika topnya positif sedangkan bottomnya non reaktif dan mereka melakukan hubungan tanpa pengaman maka resiko bottom tertular adalah 1,43% atau 1 diantara 70 paparan.

Nonseksual
Jika aktifitas menggigit, meludah, terpapar cairan tubuh seperti air mani atau ludah (dapat diartikan ciuman), serta bertukar alat bantu seks digolongkan dalam aktifitas nonseksual maka resiko penularannya adalah ‘diabaikan’.

Faktor-faktor yang melipatgandakan resiko penularan HIV
Guys resiko penularan HIV akan menjadi beberapa kali lipat jika faktor-faktor lain terlibat. Sebagai contoh 12 minggu pertama orang yang baru terinfeksi HIV adalah masa di mana virus di dalam tubuhnya sangat banyak nah jika seseorang yang dalam kondisi ini melakukan em el tanpa kondom maka resikonya meningkat 26 kali. Artinya jika mereka melakukan anal seks maka resiko dari 1 diantara 70 paparan akan meningkat 26 kali menjadi 1 diantara 3 paparan. Pada 12 minggu pertama infeksi ini antibodi seseorang terhadap virus belum terbentuk hingga tes VCT mebuahkan hasil negatif, fasa ini dikenal pula sebagai periode jendela.

Adanya infeksi menular seksual (IMS) seperti gonorrhea dapat menaikkan resiko penularan hingga 8 kali lipat hal ini disebabkan IMS meningkatkan terjadinya peradangan begitu juga dengan sel imun yang merupakan target dari virus HIV.

Faktor yang menurunkan resiko penularan HIV
Orang yang positif HIV dan melakukan pengobatan ARV hingga orang ini hasil Viral Loadnya menunjukkan hasil tak terdeteksi akan menurunkan resiko penularan hingga 96%. Laki-laki yang disunat juga menurunkan terinfeksi hingga 60%. Penggunaan PrEP akan menurunkan resiko penularan hingga 92%.

Baca disini apa itu PrEP

Hal yang perlu diperhatikan dengan angka diatas
Prosentase terinfeksi virus dimana yang mengatakan 1 diantara 70 paparan bukan berarti diperlukan 70 kali paparan sehingga kita akan terinfeksi HIV. Angka diatas adalah angka rata-rata, apa artinya? Bisa saja jika Anda beruntung maka pada paparan ke 70 kita akan terinfeksi HIV namun jika kita kurang beruntung maka pada paparan pertama pun kita bisa terinfeksi. Jadi 70 paparan itu artinya kemungkinan terjadinya infeksi itu bisa dari paparan ke-1 hingga paparan ke-70.

Hal lain yang perlu diperhatikan lagi adalah prosentase resiko relatif dan absolut. Sebagai contoh PrEP bisa mereduksi resiko penularan HIV hingga 92% . Maka harga 92% ini diukur dari harga awal. Sebagai contoh jika resikoo awal terinfeksi adalah 50% maka dengan menggunakan PrEP resiko transmisi HIV bisa dikurangi hingga 50%x92%=46%, 50%-46%= 4%. Jika resiko awalnya 20% maka PrEP bisa menurunkan hingga 1,6%.

Lihat disini tabel prosentase penularan HIV melalui oral, anal, dan lainnya.