3 Tahun Patuh Terapi ARV, Hasil VL Malah 500 Juta Copy ! Apa Yang Salah

Square

Salah satu manfaat dari terapi ARV (antiretroviral) adalah menekan jumlah virus HIV hingga ke tingkat ‘tidak terdeteksi’. Si ‘Mr S’ tiga tahun ART  (antiretroviral theraphy baca terapi ARV) namun setelah di cek hasil VL (viral loadnya) malah 500 juta copy lebih, dimana kesalahannya?

kegagalan terapi arv

 

Sekilas Mengenai Apa Itu Terapi ARV?
Orang dengan positif HIV saat ini memiliki kemungkinan untuk hidup lebih sehat dan jauh lebih berkesempatan berumur panjang dengan bantuan ARV. Terapi ARV harus dijalani odha secepatnya begitu mereka diketahui positif. ARV saat ini menjadi satu-satunya obat yang ampuh untuk melawan virus HIV.

Obat ARV mampu menghambat perkembangan virus hingga ke level ‘tidak terdeteksi’, jika orang positif HIV sudah berada dalam kondisi demikian maka odha tersebut umumnya akan berada pada kondisi yang sehat tanpa infeksi oportunitis dan kabar baiknya orang ini tidak dapat menularkan ke orang lain walau berhubungan tanpa menggunakan kondom. Kabar ini sangat menggembirakan terutama bagi para odha yang ingin menikah dan berkeinginan memiliki keturunan.

Baca disini apa itu arti viral load tidak terdeteksi, tidak terdeteksi = tidak dapat menstransmisikan virus ke orang lain.

Sayangnya tidak semua odha berani atau katalanlah menerima dengan senang hati untuk masuk terapi ARV. Banyak yang menunda untuk minum ARV disebabkan ketakutan akan efek samping. Ketakutan ini banyak timbul akibat yang bersangkutan menerima informasi yang banyak beredar di internet hingga ketakutan yang sebenarnya tidak akan terjadi sudah tertanam di benak mereka. Bahkan tidak sedikit yang beralih ke herbal guna mengobati infeksi HIV. Padahal belum ada bukti bahwa herbal bisa mengobati HIV. Percayalah jika Anda mengunjungi poli VCT di rumah sakit maka saat ini diluar sana banyak sekalii orang yang positif HIV bisa hidup normal seperti orang biasa dengan bantuan ARV.

 

Baca disini efek samping ARV yang perlu Anda ketahui!

 

Kegagalan Terapi ARV
Jika kita berbicara mengenai kegagalan terapi ARV maka faktor kegagalan itu dapat disebabkan oleh individu yang bersangkutan dan vaktor dari dalam yaitu virus HIV itu sendiri.

Kegagalan yang disumbangkan oleh individu itu sendiri dapat berupa tidak patuh minum ARV, artinya yang bersangkutan minum ARV nya tidak teratur. Seperti yang kita ketahui adalah bahwa sekali kita masuk terapi ARV maka obat ARV ini harus kita minum setiap hari seumur hidup.

Kepatuhan yang diharapkan agar terapi ini berhasil adaalah 100%. Ketidakpatuhan ini menyebabkan virus menjadi resisten terhadap ARV atau istilahnya virus kebal terhadap regimen ARV.

Yang kedua faktor dari dalam adalah kecepatan atau kepandaian virus hiv mengalami mutasi di dalam tubuh. Virus HIV adalah virus yang pandai, artinya virus ini memiliki kemampuan untuk mempelajari hal-hal yang menghambat replikasi mereka. Dari hasil mutasi ini akan dihasilkan virus dengan varian baru yang kebal terhadap regimen ARV.

 

Baca nerapa lama odha yang bisa berumur panjang dengan terapi ARV?

 

Kasus 3 Tahun ARV Tapi VL Terdeteksi Hingga 500 Juta Copy
Si ‘Mr S’ mengaku sejak 2014 patuh minum ARV, namun kejanggalan yang dia alami selama minum ARV ini adalah CD4 yang dia cek setiap enam bulan sekali tidak pernah menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Waktu di deteksi CD4 nya sekitar 70 an dan hingga saat ini belum mencapai ke tingkat CD4 orang normal yaitu antara 400-1600.

Beruntunglah ada program pemeriksaan VL gratis di rumah sakit tempat Mr S mengambil ARV. Ikutlah si Mr S melakukan pemeriksaan. Seminggu hasilnya keluar dan betapa terkejutnya Mr S mendengar hasil VL nya sekitar 500 juta copy lebih.

Tak ayal, Mr S segera berkonsultasi ke dokter dan kemudian ARV nya di ganti ke lini dua. Kita doakan ya Mr S cocok dengan ARV lini dua dan enam bulan berikutnya VLnya sudah tidak terdeteksi.

Jika dianalisis mungkin banyak faktor yang menyebabkan kenapa Mr S yang sudah terapi ARV selama tiga tahun namun VL nya tetap terdeteksi. Sayangnya Mr S saat awal terdeteksi tidak melakukan tes VL sehingga kita tidak memiliki pembanding sebelum dan sesudah ARV.

Namun jika Mr S mengaku dia patuh minum ARV, karena dia adalah salah satu teman saya dan saya mengetahui jika dia rajin ke rumah sakit untuk mengambil ARV maka bisa kita mengesampingkan faktor ketidakpatuhan Mr S. Lalu faktor apa yang bisa menyebabkan hal ini terjadi? Mungkinkah virus yang ada di dalam tubuh Mr S pandai sehingga bisa mempelajari dimana sela FDC. Mungkin ini adalah kasus yang tidak umum terjadi di masyarakat odha namun kemungkinan prosentasi terjadinya selalu ada.

 

Pentingnya Tes VL Bagi Odha
Dulu pas jaman saya tahun 2010 untuk memeriksa keberhasilan terapi ARV dilihat dari peningkatan Cd4 setiap enam bulan sekali selama menjalani ART. Hal lain yang dilihat adalah perubahan fisik orang positif HIV tersebut seperti apakah berat badannya naik, apakah saat ini dia tambah sehat atau tidak, apakah terjadi reinfeksi IO dan lainnya.

Namun 2017 ini, terima kasih Tuhan atas suport dari Global Fund serta perusahaan yang mensuplay ARV lini dua yang telah memberikan tes VL secara gratis. Dengan program ini berbondong-bondonglah odha melakukan tes VL, dan berita baiknya banyak sekali odha yang telah mencapai level ‘tidak terdeteksi’.

Saat ini banyak odha yang sadar bahwa keberhasilan terapi ARV dinilai dari pencapaian VL ke level tidak terdeteksi. Jadi alangkah baiknya jika setiap katakanlah setahun sekali ODHA mendapatkan akses tes VL secara gratis atau kalau tidak bisa disubsidi dari pemerintah sebagian agar para odha ini bisa memantau perkembangan keberhasilan terapi ARV dari tahun ke tahun.

Bagi rekan-rekan yang sudah bertahun-tahun minum ARV dan belum pernah tes VL, saya sarankan untuk segera menghubungi rumah sakit terdekat guna menanyakan apakah program VL gratis masih ada atau tidak, mengingat pentingnya arti dari tes VL dibandingkan dengan tes CD4.

 

Baca obat HIV kapan ditemukan? Ikuti penelitian terbaru tentang obat HIV yang akan ditemukan di tahun 2020

Disclaimer: tulisan ini berisi pendapat dari penulis yang menghadapai salah satu temanhya mengalami kegagalan terapi arv lini 1, alasan dan pendapat di ungkapkan berdasarkan pengetahuan penulis dari berbagai sumber yang terlah dibacanya. Semata-mata tulisan ini untuk memberikan informasi kepada odha mengenai betapa pentingnya tes VL.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *